Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

By | January 17, 2018

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Kata “autentik” sudah jadi tren baru. Semua hal, mulai dari jin sampai keripik kentang & tur-tur sejarah sekarang sudah diberi label “autentik”, yg berarti asli. Tapi, terdapat suatu perkara lain di balik konsep keaslian. di dunia anda yg sibuk & penuh kepalsuan, terdapat banyak hal-hal yg tak jujur, penipuan, dan kesempurnaan semu; anda semua mencoba hidup berdasarkan gambaran dan berbagai kondisi ideal. Dalam prosesnya, anda lalu bakal kehilangan diri sendiri. Tapi, ketahuilah bahwa kita sesangatnya masih bisabersikap jujur di hadapan orang2 di sekitar Anda, & menerima semua kecerobohan, kejujuran, dan bagian-bagian autentik dari diri Anda, yg membentuk keseluruhan diri Anda. [1]

Memahami Diri Sendiri

Pahami arti autentik. Para psikolog mendepinisikannya sebagai manipestasi diri seseorang yg sesangatnya dalam kehidupan sehari-hari. pada dasarnya, perkara tersebut berarti inti diri kita direpleksikan di apa yg kita percayai, katakana, dan lakukan setiap hari. Orang2 yg jujur menerima diri mereka apa adanya, dgn semua kekuatan dan kelebihan masing-masing. Mereka berlaku dalam cara-cara yg sesuai dgn nilai-nilai diri & mengjauhi perilaku yg tak cocok dgn nilai-nilai ini. di intinya, kondisi autentik berbicara mengenai bersikap asli & jujur. [2]

Langkah pertama buat bersikap apa adanya dimulai saat kita mencoba bersikap jujur dgn cara aktip. Keputusan tersebut mesti diambil dgn cara sadar. kita pun mesti berkomitmen buat bertindak sejalan dgn siapa diri Anda, meski kadang-kadang perkara tersebut bakal menantang & terasa membuat rentan. kita mungkin mesti melakukan hal-hal yg tak populer dgn orang lain, atau mengakui berbagai aspek diri sendiri yg kurang ideal, namun perkara tersebut penting sebab pengakuan bakal apa yg kita hargai atau tak bakal menuntun kita buat hidup dgn cara terbuka, jujur, & lebih asli.

Bersikap asli bakal menguntungkan kesehatan mental. Riset menunjukkan bahwa orang2 autentik merasa lebih baik bakal diri sendiri & lebih mungkin bersikap pantang menyerah bila diperhadapkan dgn tantangan pribadi, dan beresiko lebih kecil buat bertindak merugikan diri sendiri, contohnya dgn menyalahgunakan alcohol atau melakukan perilaku buruk lainnya. Orang2 yg autentik pun cenderung mendemonstrasikan lebih banyak tujuan dalam pilihan-pilihannya, dan lebih berpokus di tujuan hidup & berkomitmen buat mencapai kesuksesan. [3]

Kembangkan komitmen buat lebih mengenal diri sendiri. Kunci bersikap apa adanya ialah kesadaran & pengetahuan bakal diri sendiri. kita mesti meluangkan waktu buat mengenal diri sendiri dgn cara sungguh mendalam. Bersikap apa adanya berarti kita menjalani hidup diri sendiri, bukan hidup orang lain. umumnya, dalam kehidupan, apalagi waktu anda masih kanak-kanak, anda menyerap pesan berdasarkan apa yg dikatakan dan dilakukan orang lain, lalu menggabungkannya dalam system kepercayaan anda sendiri. di akhirnya, anda kemudian berasumsi bahwa pikiran-pikiran tersebut merupakan pikiran anda sendiri. Kesadaran bakal diri sendiri bermanfaat buat menganalisis semua kepercayaan dan nilai tersebut & melihat mana yg benar-benar bagian dari diri Anda, dan mana yg kita gabungkan hanya sebab orang lain. [4][5]

Keuntungan dari menyadari diri sendiri ialah sesudah kita mengetahui nilai-nilai yg ada, kita lalu dapat menentukan tindakan buat memastikan keduanya berjalan beriringan. lnilah cara mengolahnya supaya kita benar-benar dapat bertindak apa adanya. Sebagai misal, jika kita percaya di Tuhan, pergi ke gereja setiap Minggu ialah tips mendukung kepercayaan tersebut & merupakan suatu perkara yg penting untuk Anda. Tapi, bila kita tak percaya atau tak yakin, kita mungkin bakal berhenti pergi ke gereja selama sebagian waktu sembari mencoba memikirkannya. [6]

Sadarilah bahwa kesadaran bakal diri sendiri merupakan usaha yg konstan, namun bukan sesuatu yg dapat benar-benar kita kuasai lalu lupakan. [7]

Menulislah kepada & mengenai diri sendiri. buat mengenal diri lebih dalam, lakukan repleksi & tuliskan semua perkara yg penting untuk kita & apa yg benar-benar beresonansi didalam diri Anda. Proses memilih & menulis kata-kata mungkin membantu kita mengklaripikasi nilai-nilai dalam diri. [8]

Pertimbangkan menulis dalam buku harian. Buku harian membantu kita supaya lebih waspada dan menyediakan tips langsung buat melihat ke belakang & melakukan repleksi masa lalu. kita pun dapat terbantu melacak pola atau tren dalam kehidupan.

jika kita kesulitan mencatat buku harian & malah “menulis berputar-putar” di hal-hal yg besar, pertimbangkan menulis dgn sebagian alat bantu, seperti “Hal-Hal yg Kucintai” atau “Siapa Diriku Sekarang”. Nyalakan penanda waktu selama 10 minute & tuliskan salah satu topik selama durasinya. Latihan tersebut membantu kita berpokus di apa yg kita mau tewajahn mengenai diri sendiri. [9]

kita pun dapat mencoba latihan mengisi kalimat & membagikannya kepada teman atau menyimpannya sendiri: “Bila kamu benar-benar mengenalku, kamu bakal tahu perkara ini: ___________”. Latihan tersebut mengundang introspeksi & membantu orang2 mengenal nilai-nilai & komponen-komponen yg terpenting didalam dirinya. [10]

Teruslah bertanya. Jalani hidup yg penuh rasa mau tahu & ajukan pertanyaan kepada diri sendiri buat menemukan pusat hidup. Lepaskan pokus dari pandangan dan keinginan orang lain buat kehidupan Anda. Pertanyaan-pertanyaan & situasi teoritis tersebut dapat membantu kita berpikir mengenai apa yg benar-benar penting, sembari mengembangkan jawaban & menyiapkan motipasi yg dibutuhkan buat mengarahkan hidup di jalur yg benar. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin berupa: Bila tak terdapat uang, apa yg bakal kita lakukan dalam kehidupan? jika rumah kita terbakar, tiga perkara apa yg bakal kita selamatkan? Apa yg menurut kita dapat hilang dari hidup Anda? Apa yg membedakan kita dari orang lain?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut pun dapat lebih langsung. Cobalah tak berpikir terlalu banyak & mengikuti intuisi. Sebagai misal, apa kita orang yg sabar? Seorang introper atau ekstroper? Apa kita bertanggung jawab buat kesalahan-kesalahan Anda? Apa kita seseorang yg berkata ‘ya’ atau ‘tak?’ Apa kita lebih menyukai pagi hari atau malam hari? [11]

Cobalah memeriksa ulang sebagian ‘paham inti’ yg kita punya sejak masa kecil. Menyelamkan diri dalam berbagai budaya, pilosopi, & pikiran religious dapat membantu kita membuat keputusan unik yg masuk akal mengenai hal-hal yg autentik untuk diri sendiri. [12]

Epaluasi pembicaraan kita ke diri sendiri. Kesadaran diri berarti kita mendengarkan diri sendiri. Pikirkan bukan hanya apa yg kita katakan & lakukan di dunia, namun juga apa yg kita ucapkan ke diri sendiri. Bagaimana kita melakukannya? Apa yg kita pikirkan? Apa kita kerap bersikap negatip & mengkritik diri sebab tak lebih pintar, cantik, ramah, & sebagainya? Atau kita lebih murah hati dgn diri sendiri & mencoba berpokus di hal-hal yg positip & melupakan kesalahan? Menganalisis tips berbicara ke diri sendiri dgn cara internal bakal membantu kita mengenali perasaan pada diri & jalur hidup, sebab dunia dalam batin ialah diri kita yg terasli.

Luangkan waktu sebagian minute setiap hari buat duduk dgn tenang & mendengarkan suara hati. Cobalah mengambil sebagian napas dalam & pelajari pikiran Anda. Sebagai alternatip, kita pun dapat berdiri di depan cermin & “mengonprontasi” diri sendiri dgn berbicara keras-keras. Ucapkan segala sesuatu yg kita pikirkan keras-keras. [13]

Ikuti tes kepribadian. Meski setiap indipidu memang unik, para psikolog yg mempelajari kepribadian pun percaya bahwa terdapat sebagian jenis kepribadian yg berbagi karakteristik umum. Mengetahui jenis kepribadian kita dapat membantu memahami mengapa kita berpikir, merasa, dan bertindak seperti apa adanya. [14]

Meski terdapat begitu banyak tes kepribadian daring & di media sosial, tes yg terdikenal ialah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI), yg mengidentipikasi empat skala psikologis: Ekstroper-Introper, Insting-Instuisi, Berpikir-Merasa, & Menghakimi-Menganalisis. Tes tersebut menyatakan bahwa semua orang mempunyai kecenderungan bakal salah satu sisi dari setiap skala ini. [15]

kita mesti mengingat bahwa tes kepribadian, meski menarik & bermanfaat, jangan memberi tahu siapa diri kita yg sesangatnya. lngatlah bahwa sebagian tes tersebut bahkan mempunyai paliditas & taraf kepercayaan yg rendah dgn cara statistik. Lebih lanjut lagi, identitas diri disusun oleh lebih dari empat paktor di tes kepribadian. Tapi, tes-tes seperti tersebut dapat memberikan gambaran waktu kita berpikir & melakukan repleksi bakal hasilnya.

Kenali perasaan kita dgn lebih baik. Perasaan dan emosi ialah reaksi spontan pada pengalaman hidup & dapat memberikan inpormasi yg bermanfaat dan masukan mengenai diri sendiri & tempat anda di dunia. Tak setiap orang suka memikirkan perasaan mereka, namun perkara tersebut merupakan latihan bermanfaat sebab dapat memberitahu apa yg kita sukai & tak, apa yg membuat kita senang, sedih, tak nyaman, cemas, & lain-lain. Salah satu perkara yg dapat kita coba ialah lebih mewaspadai perasaan diri buat dapat melakukan repleksi tentang manipestasi pisik dari emosi-emosi Anda. Sebagai misal:

  • Perasaan aneh didalam perut mungkin menunjukkan kecemasan atau kegugupan.
  • Perasaan panas di muka mungkin menunjukkan rasa marah atau malu.
  • Mengencangkan gigi atau rahang mungkin jadi ciri bahwa kita sedih, prustrasi, atau marah.

Lakukan sesuatu buat & dgn diri sendiri. Liburlah sehari & daki gunung sendirian. Makanlah di restoran sendirian. Atau, bepergianlah sendirian. Sebagian orang menemukan bahwa waktu sendirian merupakan tips terbaik buat belajar mengenai diri sendiri. Mereka belajar tentang apa yg dapat & jangan mereka lakukan, dan apa yg mereka harapkan & tak. Perasaan tersebut umumnya muncul dari pengalaman sendirian & lebih menyelami diri. Mungkin, sebagai misal, kita menemukan bahwa kita benar-benar suka “tersesat” di kota dan memilih berkeliaran dibandingkan mengikuti jadwal tur. [17]

Kadang-kadang, di dunia modern, mau sendirian dapat dianggap aneh. Tapi, sesangatnya waktu sendirian mempunyai sebagian keuntungan; kita dapat membangun kepercayaan diri, menyadari bahwa kita tak perlu pengakuan orang lain, belajar menghargai opini diri sendiri (bukan hanya opini orang lain), dan mengundang kesempatan buat melakukan repleksi di perubahan-perubahan terbaru dan “menyusun ulang perabot mental” buat menyesuaikan diri pada hidup yg selalu berubah. Waktu sendiran pun dapat membantu kita memikirkan apa yg kita harapkan dari kehidupan & memberikan rasa bermanfaat dan petunjuk yg diinginkan banyak orang. [18]

Tetap Bertindak Apa Adanya

Atur ulang nilai-nilai Anda. lngatlah bahwa bersikap apa adanya merupakan proses yg terus berubah. Hidup bakal terus berubah, begitu pun dgn nilai-nilainya. kita bukanlah orang yg sama di umur 30 thn dgn saat kita berumur 15. Seiring dgn berlalunya waktu, kita kemungkinan bakal mengidap disonansi kognitip, yakni sebuah istilah psikologis yg merujuk di tekanan atau rasa tak nyaman waktu mempertahankan kepercayaan yg berlawanan dgn tindakan Anda. Jadi, kita mesti terus belajar mengenai diri sendiri, menganalisis kepercayaan diri & menyingkirkan yg telah tak relepan, dan menerima apa yg penting di waktu ini. Bersikap apa adanya ialah proses redepinisi diri dan persi diri yg kita harapkan di masa depan dgn cara konstan. [19]

Mungkin, sebagai misal, waktu kita berusia 13 tahun, kita mau menikah & jugaya anak waktu menginjak umur 26 sehingga dapat jadi seorang ibu muda. Tapi, jika umur kita sekarang 30 & belum menikah atau punya anak, kita mungkin perlu mengepaluasi target dan kepercayaan diri lagi. Mungkin, kita menentukan bahwa pendidikan & karier merupakan prioritas tertinggi, atau kita hanya belum menemukan pasangan yg tepat. Mungkin pun kepercayaan kita berubah & tak lagi yakin bakal pernikahan. Melakukan repleksi kehidupan & diri sendiri (dalam perkara perasaan & pikiran) dapat membantu dalam mendepinisikan ulang kepercayaan dan identitas di berbagai tahap kehidupan.

Ketahuilah bahwa bersikap apa adanya di semua umur ialah perkara yg sulit bila kita tak mengenal keinginan-keinginan, hasrat, kebutuhan, dan nilai-nilai mendasar dalam diri! kita mesti mau menyadari bahwa hal-hal memang berubah, dan, yg terpenting, kita pun berubah seiring dgn berjalannya waktu.

Kembangkan pikiran terbuka. Bersipatlah terbuka & paparkan diri pada ide-ide baru dan sebagian perspektip bakal berbagai hal. System pemikiran biner (baik/buruk) dapat memerangkap kita dalam siklus penghakiman dan membatasi kemampuan buat jadi diri sendiri. Syukuri kehidupan sebagai siklus belajar yg tak pernah berhenti; waktu opini, ide, & nilai-nilai kita berubah, siapa diri kita apa adanya, baik dari dalam maupun luar, juga bakal berubah. [20]

Bersikap terbuka dapat berarti berbagai hal, contohnya membaca buku atau mengikuti kelas belajar buat sesuatu yg tak kita kuasai, atau bahkan sebuah pelajaran yg kita kira telah kita ketahui. lni dapat membantu kita buat menjawab berbagai pertanyaan mengenai dunia dan mengembangkan system kepercayaan sendiri.

Sebagai misal, banyak mahasiswa menjalani transpormasi identitas diri waktu mereka belajar & menemui hal-hal baru dan terpisah dari orangtuanya buat pertama kali. Belajar ialah salah satu tips membuka mata & menentukan apa yg cocok dgn diri Anda. Mungkin, kita punya pertanyaan mengenai agama sehngga mengikuti kelas mengenai berbagai agama. Mungkin, kita mau tahu posisi sebagai seorang perempuan di dunia, sehingga kita mengikuti kelas perkenalan dalam bidang studi perempuan. [21]

Remember that maintaining a sense op curiosity about the world is one way in which to keep yourselp ekscited and energyjed about lipe.

Let your past selp go. lt can be comporting to assume that lipe – and by ekstension our own selpes – stays the same oper time. Although there may be elements op your identity (such as being creatipe or an ekstropert) that are consistent across time, there’s also a lot that changes and that can be scary and unsettling.

Sebagai misal, mungkin waktu masih kecil kita diajari buat tak mendukung pernikahan sejenis, namun sekarang kita menderita konplik sebab persepsi diri sudah berubah seiring pertumbuhan sebagai orang dewasa. perkara tersebut normal. Perubahan ialah yg baik. Perubahan dapat bersipat transpormatipe. Lepaskan masa kemudian & sambut diri kita yg baru. Hargai siapa kita waktu tersebut & apa yg terasa benar untuk kita SEKARANG. perkara tersebut mungkin menakutkan, namun beginilah cara mengolahnya supaya kita dapat bersikap apa adanya. [22]

Pupuk keberanian. Bersikap apa adanya pun berarti kita berani. [23] Kadang-kadang, kita rentan pada kritik orang lain bila menjalankan prinsip sendiri & tak mengikuti harapan mereka bakal diri Anda. Lebih lanjut lagi, bersikap introspektip mungkin mengakibatkan perubahan dalam hidup yg mesti siap kita sambut. Contohnya, mungkin dalam proses repleksi diri, kita sadar bahwa kita tak bahagia dalam hubungan waktu tersebut & meluangkan terlalu banyak waktu buat berusaha jadi pasangan yg sempurna demi melakukan semua perkara yg diharapkan & benar. kita perlu kekuatan & keberanian buat melawan tekanan-tekanan sosial dan reaksi orang lain. [24]

Ingatlah bahwa kita selalu berhak menerima cinta & penerimaan. kita ialah diri kita apa adanya. Bila orang2 jangan mencintai kita sebab perkara ini, mereka mungkin tak pantas dipertahankan.

Tidak boleh mempermalukan diri sendiri. jadi lebih sadar berarti kita pun mesti tahu bahwa kita ialah orang yg tak sempurna & jugaya kekurangan. Tak terdapat seorang juga yg sempurna. kita mungkin terlalu senang mengontrol atau menyuruh orang lain. Alih-alih mempermalukan diri sendiri, terimalah semua kekurangan tersebut & cobalah mencari tips buat beradaptasi & sedikit menekannya. Pertimbangkan pun bagaimana semua kelemahan ini dapat dianggap positip dalam sebagian situasi; contohnya, sipat kita yg suka mengontrol berarti kita tak pernah sudah menyelesaikan tugas atau menghadiri rapat. Selain itu, sebab kita punya kekurangan, kita bakal lebih bisaberempati saat orang lain membuat kesalahan. Semua bagian diri sendiri yg berbeda – termasuk kelemahan & lainnya – ialah hal-hal yg membuat kita terdapat sebagaimana waktu ini. [25]

Bersikap Apa Adanya Pada Orang Lain

Tidak boleh ikuti pendapat umum. Dalam terlalu banyak situasi, anda kerap bertindak seperti setiap orang atau melakukan apa yg mereka lakukan hanya supaya cocok. lni terjadi apalagi dalam situasi-situasi bertekanan tinggi, contohnya sebuah pesta yg dihadiri orang2 baru, atau rapat yg membuat kita merasa mesti berpartisipasi dgn baik. umumnya, hasrat anda buat diterima dgn cara sosial melebihi keinginan anda buat jadi diri sendiri. Tapi, dgn begini, kita bakal kesulitan bersikap apa adanya. lnti dari perkara yg mesti kita lakukan ialah jadi diri sendiri, dan berkata dan melakukan hal-hal yg menunjukkan siapa diri kita sebagai seorang manusia. [26]

Berpura-pura jadi seseorang atau sesuatu yg bukan diri Anda, hanya supaya dapat cocok dgn orang lain, bakal mempromosikan perasaan kepalsuan yg sesangatnya kita mau perangi. Selain itu, ketahuilah bahwa kebanyakan orang menemukan bahwa mereka dapat punya lebih banyak teman dekat waktu jadi diri sendiri, & lebih sukses saat mereka melakukan hal-hal yg mereka suka. kita pun bakal lebih puas dalam lingkaran sosial dan karier sat menempatkan siapa diri kita ke dalam berbagai situasi di kehidupan, bukan sebaliknya.

Tekanan dari teman dapat jadi penomena berbahaya yg sungguh nyata. lngat, terdapat banyak hal-hal buruk yg dilakukan orang ke diri sendiri & sesamanya (mulai dari merokok sampai merundung atau membunuh), hanya sebab mereka terlalu mempedulikan omongan orang lain & merasa reputasi mereka bakal rusak bila tak. Tidak boleh lakukan apa juga yg tak mau kita lakukan. lngatlah bahwa di akhir sebuah hari, Andalah satu-satunya yg mesti hidup bersama diri sendiri setiap saat. Dengarkan & ikuti petunjuk jiwa Anda.

Apoid surrounding yourselp with toksic indipiduals. Toksic people are those people who masquerade as “priends” who pressure you to do things you don’t want to do (like drink alcohol, make juga op others, or skip out on work) or who make you peel guilty or shamepul por who you are.

Sebagai misal, jika kita punya teman yg senang meledek kita sebab selalu mengenakan pakaian hitam & tak berdandan seperti ‘seorang perempuan’, ini tak sehat untuk Anda. Teman-teman mesti membuat kita merasa positip bakal diri sendiri & dapat mengeluarkan persi terbaik yg ada, bukannya mematahkan semangat sebab tak mendukung Anda.

kita mesti dapat berkata ‘tak’ – & kadang-kadang ‘ya’ – ke orang lain. waktu kita tak mau melakukan sesuatu yg diharapkan orang lain sebab perkara ini bermengenaian dgn nilai diri, kita mesti siap mempertahankan prinsip-prinsip Anda. anda semua mempunyai kecenderungan tradisional buat menyenangkan orang lain, jadi kita mesti berani mengatakan ‘tak’. Meski awalnya kita bakal merasa tak umum & sedikit grogi, di akhirnya kita bakal terbiasa bersikap apa adanya.

Di waktu yg sama, kadang-kadang kita pun mesti mengatakan ‘ya’ waktu orang lain mengundang kita buat mencoba melakukan sesuatu yg baru atau tak terduga. perkara tersebut pun memerlukan keberanian, sebab anda semua cenderung takut mengewakan orang lain. Sebagai misal, mungkin teman-teman mengundang kita mencicipi makanan Ethiopia atau bermain kayak di akhir pekan – terimalah undangan mereka! Bersikap apa adanya pun berarti mencoba hal-hal baru & belajar mengenai diri sendiri dalam berbagai cara, bahkan jika kita mungkin gagal waktu melakukannya. Manusia memang mesti seperti itu.[27]

Ketahuilah bahwa kita tak mesti membuktikan apa juga kepada siapa pun. Setiap orang mau diakui orang lain. anda mau orang lain merasa bangga bakal diri kita, & terhubung. Tapi, kita tak perlu membuktikan apa pun, tak perlu menunjukkan kepada orang2 di sekitar atau dunia secara umum bahwa kita ialah orang baik yg melakukan hal-hal yg pun baik. Sejalan dngan prinsip ini, kita tak mesti menyembunyikan kekurangan diri sebagai manusia. Ketahuilah, bila kita kadang-kadang datang terlambat, kemungkinan orang lain pun pernah melakukannya. Bersikap apa adanya berarti kita tak hanya menerima kekuatan dan kekurangan diri sendiri, namun juga mengijinkan orang lain melihatnya. Percayalah bahwa bila kita dapat memaapkan & menerima diri sendiri, orang lain bakal mengikuti Anda.

Berpura-pura jadi orang lain demi menyenangkan sesama ialah perkara yg melelahkan. Bersikaplah apa adanya & orang2 mungkin bakal menerima dan mendukung kita dgn lebih serius, sebab mereka melihat bahwa kita seperti mereka – seorang manusia normal yg kadang-kadang membuat kesalahan, namun juga dapat melakukan berbagai perkara besar & berbakat. Contohnya, kita mungkin cenderung datang terlambat, namun selalu menyelesaikan pekerjaan sebelum meninggalkan kantor. [28]

Jadilah komunikator yg baik. Pikirkan bagaimana kita berkomunikasi dgn orang lain & apa dan bagaimana tips kita berucap. Bersikaplah jujur pada pikiran & opini diri, namun ingatlah bahwa kita dapat bersikap apa adanya tanpa meremehkan pikiran dan opini orang lain, apalagi dalam situasi-situasi yg tak kita setujui. lngat bahwa apa yg anda mau katakan hanya bakal bermanfaat & konstruktip jika anda dapat mengekspresikannya dgn cara matang & baik. umumnya, bakal lebih baik buat memakai pernyataan-pernyataan “saya” yg berpokus di nilai dan tindakan Anda, alih-alih menekankan orang lain, sebab pernyataan-pernyataan “Anda” umumnya dianggap sebagai suatu perkara yg bersipat menuduh. [29]

Contohnya, bila kita seorang pegetarian berkomitmen, hinggakan kepercayaan kita tanpa mesti menyebut rekan-rekan pemangsa daging sebagai “pembunuh kejam”. Alih-alih melakukannya, beri tahu alasan mengapa kita jadi seorang pegetarian, tanpa menghakimi pilihan mereka buat mengkonsumsi daging. Bersikap apa adanya berarti kita jujur pada diri sendiri, namun tersebut bukan berarti kita tak menghargai persi keaslian orang lain.

Selalu, ingatlah buat selalu berpikir sebelum berbicara. Aturan tersebut baik buat hidup dgn cara umum, namun sungguh bermanfaat dalam situasi-situasi yg menyentuh atau rumit. [30]

Beri tahu seseorang mengenai komitmen kita buat bersikap apa adanya. Tentukan seseorang yg dekat dgn Anda, & kita cintai dan percaya, buat membantu proses ini. la mungkin pasangan, anggota keluarga, atau teman dekat. Kapan juga kita berada dalam situasi yg membuat rentan, cobtohnya waktu mengikuti rapat kerja dgn bos yg rewel, hubungi pendukung sosial tersebut supaya kepercayaan diri kita bertambah & dapat mengjauhi perangkap kepalsuan. [31]

Saat kita merasa cemas, hubungi orang ini & beritahu ia bakal perasaan Anda. Sebagai misal, kita dapat mengaku bahwa kita sesangatnya mempersediakan apa yg mau didengar bos alih-alih apa yg sebenarnya mau kita katakan atau lakukan. Memberi tahu seseorang bahwa kita sedang menempuh jalur yg salah dapat membantu buat tetap sadar bakal perilaku diri dan menyesuaikannya sesuai keperluan, sehingga kita dapat bertahan di jalur kejujuran & keaslian diri. Dalam banyak kasus, orang2 yg suportip bakal meminta kita buat “menjadi diri sendiri” waktu menghadapi situasi-situasi yg sulit. Mereka benar. Dengarkan saran mereka. [32]

Kembangkan rutinitas atau nyanyikan lagu yg dapat membangkitkan semangat. terdapat banyak situasi sosial yg membuat anda cemas dan merasa mesti memenuhi janji pada diri sendiri. buat momen-momen seperti ini, yakni saat kita tak yakin waktu diperhadapkan dgn orang lain atau dunia, contohnya saat pergi ke pesta atau pernikahan yg dipenuhi orang asing, mulai bersekolah atau kerja di tempat baru, semangati diri supaya kita merasa baik. Tuliskan sebagian kata kunci yg dapat dipakai buat mendepinisikan diri & ucapkan berulang-ulang – atau bahkan teriakkanlah! Baca salah satu puisi paporit kita yg dapat memicu inspirasi keras-keras. Buat daptar putar berisikan sebagian lagu kesukaan yg dapat mendukung usaha kita buat jadi diri sendiri. [33]

Apa juga yg kita pilih, pastikan perkara ini membantu kita buat bersikap apa adanya. Menemukan pokus tersebut bakal mengingatkan kita tentang siapa diri kita yg sesangatnya, dan apa yg penting untuk Anda.

Terima keaslian orang lain. lngatlah buat memperlakukan mereka seperti kita mau diperlakukan. Apa yg asli untuk seseorang bakal sungguh berbeda di orang lain. kita jangan memaksakan nilai atau penghakiman; setiap dari anda berbeda. perkara tersebut normal – paktanya, inilah yg membuat usaha kita bakal terasa seru & dinamis! [34]

Perbedaan di antara orang2 – baik dgn cara seksual, spiritual, propesional, pisik, & seterusnya – jangan membuat takut. Alih-alih ketakutan, terimalah perbedaan dan keaslian orang lain & mereka bakal melakukan perkara yg sama buat Anda.

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

Cara Bersikap Baik Dan Apa Adanya

asdasdas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *