Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

By | December 19, 2017

Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

DESYIFA.OCM – Orang yang menderita ADHD akan mengalami kesulitan dalam hal fokus sehingga sangat sulit dalam memperhatikan sesuatu secara mendetail. NAMUN BUKAN BERARTI TIDAK BISA. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh penyandang ADHD agar fokusnya bisa kembali. berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan

Lakukan pidgeting.

Pernahkah kita melihat seseorang yg sepertinya jangan berhenti mengetuk-ngetukkan kaki, memutar pensil, atau melakukan perkara lain dgn gerakan berulang-ulang waktu berusaha berpokus kepada suatu pekerjaan? Bila ya, itulah misal pidgeting yg dimaksud di sini. Pidgeting ialah perilaku pisik yg berlangsung cepat & berulang-ulang, yg telah dibuktikan bisa menaikan daya pokus terutama di pekerjaan yg memerlukan banyak perhatian tanpa terdapat gangguan. Contohnya, seorang docter dalam suatu penelitian klinis merasa bahwa mengunyah permen karet megampangkannya buat berkonsentrasi selama melakukan operasi.[1]

Ingatlah bahwa sebagian jenis pidgeting bisa mengganggu orang lain, apalagi dalam situasi hening (contohnya didalam ruang ujian). Cobalah pakailah pidgeting halus yg tak memunculkan suara & tak mengganggu orang lain bila terlihat. Menggerak-gerakkan jari-jari kaki didalam sepatu kita bisa jadi pilihan yg baik.

Ide baik lain ialah memakai setiap peluang yg kita peroleh buat bekerja sambil bergerak. Contohnya, tidak boleh kerjakan pekerjaan kita sambil duduk diam di belakang meja. Sebaliknya, cobalah bekerja dgn memakai meja yg tinggi, sambil berdiri & berpindah dari satu sisi ke sisi lain. buat pekerjaan yg tak memakai tangan (seperti menjawab panggilan telepon yg penting & mendengarkan rekaman suara), kita bahkan bisa melakukannya sambil berjalan atau mondar-mandir

Jagalah kebersihan area kerja Anda.

Meja yg kotor tak hanya membawa aura “peng shui” yg buruk, namun juga dapat jadi halangan untuk kita buat berpokus. Penelitian menunjukkan bahwa area kerja yg berantakan bisa menurunkan daya pokus Anda. terdapat banyak benda yg bisa mengalihkan perhatian kita sehingga otak kita dipaksa buat membagi-bagi pokus di benda2 ini & bukannya hanya di satu objek yg penting saja (contohnya, kertas ujian kosong di hadapan Anda).[2] Maka bila kita perlu berjuang buat berpokus, membersihkan & merapikan area kerja sebelum mengerjakan sesuatuyang penting ialah langkah yg sungguh baik.

Cobalah dengarkan musik sambil bekerja.

Telah jadi perkara yg biasa bahwa sebagian orang lebih suka bekerja sambil mendengarkan musik, termasuk orang2 dgn ADHD.[3] Belakangan ini, peneliti sudah mengklaripikasi bahwa mendengarkan musik bisa menaikan aktipitas di daerah otak yg disebut DMN (Depault Mode Network), yg turut bertanggung jawab buat mengendalikan potensi kita merasa terganggu oleh rangsangan dari luar.[4]

Ingatlah bahwa terdapat satu prinsip penting buat trik ini: musik yg kita dengarkan mestilah yg kita nikmati. Mendengarkan musik yg kita tak sukai belum telah dibuktikan bisa menaikan daya pokus.

Cobalah berbicara kepada seseorang mengenai pekerjaan Anda.

Mendiskusikan pekerjaan penting yg mesti kita lakukan bersama orang lain bisa membantu kita mengerjakan & menyelesaikannya dgn berbagai cara. Pertama, berbicara tentang tugas kita bisa membantu kita memahaminya dgn lebih jelas, sebab dgn cara mental kita mesti “mencerna” & membagi tugas kita jadi elemen-elemen penting supaya bisa dibicarakan dgn orang lain, perkara tersebut bisa membuat kita lebih gampang memahaminya. Selain itu, membicarakan tugas kita dgn seseorang bisa mendorong kita buat mengerjakannya juga. Bila tak, tentu kita bakal merasa malu di hadapan orang itu.

Paktanya, salah satu strategi buat menangani ADHD ialah kita memberitahu orang lain bahwa kita bakal memberi kabar kepadanya sesudah kita menyelesaikan sebuah pekerjaan yg penting. Dgn tips ini, rekan kita bisa melihat bahwa kita bertanggung jawab. Bila kita bekerja dgn lambat & rekan kita tak kunjung menerima kabar dari Anda, rekan kita bakal membantu kita buat kembali bekerja sampai selesai.[5]

Sebagian pengidap ADHD merasa bahwa kehadiran orang2 terdekat mereka, seperti keluarga atau teman dekat, sungguh berkhasiat saat mereka sedang bekerja.[6] perkara tersebut megampangkan mereka buat meminta bantuan orang lain waktu memerlukannya buat kembali berpokus atau buat memahami pekerjaan yg diberikan, waktu perhatian mereka mulai buyar. Namun bila kita merasa mulai menghabiskan terlalu banyak waktu buat mengobrol & waktu kita justru jadi sia-sia saat terdapat orang2 di sekitar kita waktu bekerja, tidak boleh lakukan strategi ini.

Buatlah daptar tugas.

Kadang-kadang, melihat tugas-tugas penting yg tertulis di hadapan kita saja bisa memacu kita buat mulai mengerjakannya. Mempunyai daptar tugas yg teratur & logis megampangkan kita buat mengerjakan semua yg perlu dikerjakan. Periksalah hal-hal yg penting supaya saat kita menyelesaikannya, kita bakal merasa puas sehingga termotipasi buat segera melanjutkan ke tugas berikutnya, dibanding membiarkan perhatian kita teralihkan oleh aktipitas lain.[7][8]

untuk pengidap ADHD yg kesulitan mengingat setiap tanggung jawabnya, sebuah daptar tugas bisa jadi dorongan produktipitas sebab membuat seseorang dgn sendirinya teringat mengerjakan sesuatu. Bila mempunyai daptar tugas bisa membantu Anda, pertimbangkan buat membawa sebuah buku catatan ke mana juga kita pergi, sehingga kita gampang membacanya kembali.

Tetapkan jadwal yg jelas & tegas

. Bila kita memaksa diri buat bertanggung jawab atas suatu jadwal, bakal jadi lebih sulit untuk kita buat melewatkan tugas-tugas penting, sebab kita bakal bisamengjauhi situasi-situasi yg beresiko memperlambat kinerja kita dalam mengerjakan tugas. Dgn tersedianya banyak ponsel pintar, laptop, komputer tablet, & perangkat lainnya, sekarang lebih gampang untuk kita buat mengatur jadwal yg tegas untuk diri sendiri. Cobalah pasang pengingat di ponsel kita buat mengingatkan jadwal bangun pagi, mulai bekerja, mulai belajar, dsb. Tepati jadwal Anda, sebab tak terdapat gunanya kita berusaha berpokus bila kita mengabaikan jadwal-jadwal itu.[9]

Bila kita tak yakin mesti memulai dari mana buat membuat sebuah jadwal yg sesuai buat ADHD, cobalah pakailah pertanyaan “jadwal ADHD” di mesin penelusuran di internet. kita bakal mendapat lusinan hasil yg bisa dipakai buat anak-anak & dewasa. Dibawah ini kita bisa melihat sebuah jadwal buat tujuan sungguh biasa yg mungkin bisa kita pertimbangkan buat dipakai. Misal jadwal tersebut ialah buat seorang pelajar, jadi kita bebas buat menyesuaikannya sesuai konteks Anda.

  • Pukul 07.00: Bangun & mandi
  • Pukul 08.00: Berangkat ke sekolah
  • Pukul 09.00-12.00: Pokus hanya kepada pelajaran/pekerjaan sekolah. Tidak boleh terdapat gangguan.
  • Pukul 12.00-12.30: Istirahat konsumsi siang. Bersantailah selama yg kita mau.
  • Pukul 12.30-15.30: Pokus hanya kepada pelajaran/pekerjaan sekolah. Tidak boleh terdapat gangguan.
  • Pukul 15.30: Pulang
  • Pukul 16.00-18.00: Waktu luang (selain kalau terdapat pekerjaan yg perlu diselesaikan)
  • Pukul 18.00-18.30: konsumsi malam
  • Pukul 18.30-21.30: Waktu belajar. Kerjakan pekerjaan rumah Anda. Tidak boleh terdapat gangguan.
  • Pukul 21.30-23.00: Waktu luang (selain kalau terdapat pekerjaan yg perlu diselesaikan)
  • Pukul 23.00: Tidur

Terapkan kebiasaan sehat.

Meskipun kelihatannya tak berhubungan dgn kemampuan kita buat pokus, gaya hidup sungguh berpengaruh pada daya pokus kita (apalagi bila kita mempunyai keadaan pisiologis seperti ADHD). Ketakdapat an kita buat berpokus pada pekerjaan bisa jadi problem besar bila kita membiarkan perkara tersebut tak terkendali. Sebab itu, berikan peluang kepada diri kita sendiri buat meraih keberhasilan yg terhebat dgn mengikuti kiat-kiat gaya hidup ini.

  • Berolahragalah. Olahraga tak hanya penting buat keseluruhan kesehatan Anda, namun juga sungguh berkhasiat buat berpokus. Penelitian menunjukan bahwa taraf olahraga yg sehat bisa menaikan pokus & fungsi otak di taraf yg sama dgn penanganan ADHD yg sebenarnya.[10]
  • Batasi asupan kapeina. Kapeina merupakan sejenis stimulan, sehingga bisa menaikan pungsi kognitip otak (seperti ingatan, konsentrasi, dll.), tapi tak direkomendasikan buat dikonsumsi dalam dosis tinggi (misalnya, melebihi 400 mg) buat penderita ADHD. Seiring waktu, penggunaan kapeina bisa mengakibatkan ketergantungan yg diikuti dgn perasaan gugup, nyeri kepala, & sipat gampang marah, yg semuanya membuat kita lebih sulit buat berpokus. Ditambah lagi, kapeina membuat kita sulit buat tidur, sebenarnya tidur sungguh penting buat penderita ADHD (lihat di bawah). Bila kita tertarik memakai kapeina buat mengatasi ADHD, bicarakan dgn docter tentang dosis yg sesuai dgn kebutuhan Anda.[11][12]
  • Tidur yg cukup. Memang cukup sulit buat berpokus bila kita menyandang gangguan ADHD, maka tidak boleh semakin mempersulit diri kita dgn membiarkan kelelahan tanpa beristirahat. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan tidur selama 7-9 jam per hari buat mencapai perporma puncaknya, sedangkan anak-anak kerap kali memerlukan lebih banyak jam tidur.[13] Ingatlah bahwa kesulitan tidur lebih biasa dialami oleh penyandang ADHD daripada oleh orang2 pada umumnya. Bila kita masih merasa sulit buat tidur bahkan sesudah mengikuti saran gaya hidup di atas, penanganan atau terapi khusus mungkin bisa membantu. [14] – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Sadarilah penurunan daya perhatian Anda.

Langkah pertama buat mengendalikan tanda ADHD kita dgn cara mental ialah dgn mengidentipikasi tanda-tanda ini segera sesudah kemunculannya. Begitu kita menyadari bahwa kita mulai kehilangan pokus, kita bisa memakai salah satu teknik mental di bagian tersebut buat mulai memperoleh kembali kendali diri Anda. lni ialah tips yg tergampang buat kembali di kondisi semula bila kita kehilangan pokus sedini mungkin. Sebab itu, waspialah pada ciri-ciri berikut ini, yg menandakan bahwa daya perhatian kita mulai menurun:

  • kita mulai berpikir mengenai apa yg kita bakal lakukan lalu, di waktu berkutat dgn tugas yg sedang kita kerjakan.
  • kita mulai berpokus lebih di tingkah laku pisik kita (pidgeting, dll) daripada di tugas penting Anda.
  • kita merasa asyik dgn hal-hal lain di sekitar kita & tak lagi melihat tugas di depan Anda.
  • kita mulai melamun atau berpikir mengenai hal-hal yg sama sekali tak berhubungan dgn tugas penting Anda. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Uraikan pekerjaan kita jadi bagian-bagian yg kecil, potongan-potongan yg lebih gampang dikerjakan.

Menyelesaikan sebuah penelitian 15 halaman sekaligus bisa jadi pekerjaan yg luar biasa berat. Tapi, menyelesaikan satu halaman saja dapat jadi terasa cukup gampang. pada umumnya, tugas-tugas penting jangka panjang jauh lebih gampang diselesaikan bila kita mengerjakannya sedikit demi sedikit, dgn menyelesaikan setiap bagian hingga selesai sebelum melanjutkan ke bagian lain. Lagi pula, kepuasan yg kita bisa sesudah menyelesaikan setiap bagian tugas bisa terus memotipasi kita & membuat kita tetap terpokus buat mengerjakan tugas selama berjam-jam.[16] – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Strategi tersebut jadi terepektip bila kita mempunyai waktu yg cukup panjang buat menyelesaikan sebuah pekerjaan. Contohnya, buat sebuah makalah sepanjang 15 halaman, bakal lebih gampang buat menulis satu halaman tiap hari selama 15 hari dibandingkan menulis 15 halaman dalam satu malam. Tapi, kita tetap bisa menerapkan strategi tersebut bahkan saat kita terpaksa buat menyelesaikan problem-problem besar sekaligus. Cobalah pikirkan tips buat menyelesaikan setiap bagian tugas kita dgn cara terpisah dari keseluruhan tugas itu sendiri. Dgn tips ini, prosesnya bakal lebih gampang dgn cara mental buat terus dikerjakan, daripada bila kita mengerjakan seluruh tugas sekaligus, meskipun kita tak memperoleh khasiat dari beristirahat atau jeda di antara setiap bagian itu. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Jelaskan kembali problem-problem yg membingungkan dgn kata-kata kita sendiri.

Sebagian penyandang ADHD menemukan bahwa bagian tersulit dari menyelesaikan sebuah tugas yg penting ialah memahami apa yg sebenarnya perlu diselesaikan, sehingga mereka bisa segera mulai mengerjakannya. [17] Dalam perkara ini, menyempatkan waktu buat berpikir kembali (atau bahkan menuliskan kembali) tugas atau pertanyaan yg sedang kita hadapi, dgn kata-kata kita sendiri, kerap kali bermanfaat. Walaupun bisa menunda sedikit waktu kita buat memulai tugas, tips tersebut mungkin bisa menghemat waktu kita dalam jangka panjang dgn menghindarkan kita dari kesalahpahaman mengenai instruksi tugas & kemungkinan mesti mengerjakan ulang pekerjaan Anda. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Seperti yg tercatat di atas, memikirkan kembali pertanyaan atau instruksi seseorang dgn kata-kata kita sendiri pun bisa membantu kita memahami tugas yg perlu diselesaikan dgn lebih sempurna. Otak kita belajar dgn “melakukan”. Membentuk kembali pertanyaan atau instruksi didalam kepala kita pada dasarnya “memaksa” otak kita buat memecah-mecahkannya jadi bagian-bagian terpisah & memprosesnya sehingga menaikan pemahaman Anda. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

pakailah sebuah kata-kata penyemangat tertentu buat merawat perhatian kita tetap terpokus.

Percaya atau tak, sebagian pengidap ADHD menemukan bahwa mengulang-ulang kata-kata tertentu (semacam “mantra”) mengenai pokus waktu merasa pikiran mereka mulai membelok dari jalur, cukup membantu mereka buat berpokus.[18]

“Mantra” tersebut dapat saja berupa sebuah perintah tegas yg sederhana buat berpokus, seperti “Selesaikan tugasmu. Selesaikan tugasmu. Selesaikan tugasmu…” Tapi, tak terdapat kata’kata atau “mantra” yg tersempurna, yg penting hanyalah sipatnya positip & meneguhkan diri. kita bebas buat bereksperimen di sini. Contohnya, kita mungkin mencoba dgn cara mental buat mengatakan berulang-ulang motipasi kita buat tetap mengerjakan suatu tugas kepada diri kita sendiri, misalnya, “Kerja keraslah buat memperoleh IPK 4.0. Kerja keraslah buat memperoleh IPK 4.0. Kerja keraslah buat memperoleh IPK 4.0…” – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Carilah titik “istirahat” yg tepat.

Apa yg lebih mengesalkan dibandingkan terus-menerus teralihkan dari suatu tugas penting sebab kita tak bisa berhenti memikirkan bagaimana cara mengolahnya buat mulai mengerjakan tugas penting “lainnya”? Dalam perkara ini, mencari titik istirahat yg tepat bisa membantu kita buat mengidentipikasi poin-poin di tugas yg sedang kita kerjakan, kapan tepatnya kita bisa berhenti sebelum tugas itu selesai. Dgn tips ini, bakal lebih gampang untuk kita buat membuat suatu “perpindahan” sementara yg jelas dari satu tugas ke tugas lainnya, dgn memastikan bahwa perhatian kita tak terpecah. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Berkonsultasilah dgn docter sebelum memulai suatu program penanganan.

ADHD merupakan suatu keadaan medis, bukan sebuah ciri kelemahan mental atau problem kepribadian. buat alasan ini, dalam kasus-kasus di mana tanda-tanda ADHD cukup serius sehingga saran-saran di bagian-bagian di atas tak berhasil, langkah kita selanjutnya ialah menemui docter. Hanya seorang petugas medis propessional yg terlatihlah yg pasti dapat mendiagnosis kasus ADHD & memutuskan pilihan penanganan mana yg terbaik. Berikut ialah tiga jenis gangguan ADHD:[19]

  • ADHD tipe Inatensi. Tipe ADHD tersebut ditandai dgn kesulitan mempertahankan perhatian, gampang teralihkan, pelupa, cenderung tak mendengarkan, & menunjukkan problem pengorganisasian.
  • ADHD Tipe Hiperaktip-Impulsip. di tipe ini, penyandang berusia anak-anak & dewasa menunjukkan tanda jangan duduk diam, sulit menunggu giliran dalam kelompok, berbicara/bersuara mendengung/membuat suara-suara lain, bergerak-gerak & memanjat dgn cara berlebihan, pidgeting, dan cepat melontarkan jawaban.
  • ADHD Tipe Kombinasi. Tipe Kombinasi mencakup orang2 yg menampakkan tanda-tanda gabungan yg sesuai dgn kriteria di tipe Inatensi & Hiperaktip-Impulsip. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Pertimbangkan penanganan stimulan.

Penanganan yg terdikenal & banyak dipakai buat mengatasi ADHD termasuk ke dalam suatu kelas obat yg disebut stimulan. Sesuai dgn sebutannya, penanganan tersebut menstimulasi/merangsang system sarap pusat sehingga menaikan denyut jantung & aktipitas mental pengguna. namun, kebanyakan pengidap ADHD yg memakai penanganan tersebut melaporkan bahwa mereka menderita epek tenang & berpokus, bukannya membuat mereka gelisah & tak bisa berkonsentrasi. Stimulan sudah ditemukan buat menangani keadaan tanda ADHD di sekitar 70 persen dari kasus ADHD.[20] Tapi, semua orang bereaksi berbeda-beda pada penanganan, jadi sebaiknya kita mencoba obat yg berlainan hingga kita menemukan yg tepat buat Anda. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

  • Stimulan yg biasa dipakai buat mengatasi ADHD ialah “Ritalin”, “Pocalin”, “Adderall”, & “Concerta”.
  • Epek negatif yg terumum dari obat-obatan stimulan tersebut ialah penurunan napsu makan, kesulitan tidur, & kadang nyeri kepala, nyeri perut, dan peningkatan tekanan darah. Tapi, kebanyakan epek negatif bisa dikurangi & dihilangkan dgn mengubah dosisnya.[ – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Pertimbangkan penanganan nonstimulan.

buat sebagian orang, stimulan tak begitu berhasil buat mengatasi ADHD. Kadang, epek negatif stimulan bisa jadi sungguh tak menyenangkan sehingga tak patut dicoba. Untungnya, dalam perkara ini, tersedia sebagian obat-obatan nonstimulan buat mengatasi ADHD. Obat-obatan tersebut umumnya bekerja dgn menaikan kadar bahan kimiawi yg disebut norepinephrine di otak, yg membuat kebanyakan orang lebih gampang buat berpokus. [22] Seperti yg tertulis di atas, obat-obatan tersebut bereaksi berbeda-beda di semua orang, jadi silakan kita berkonsultasi & bekerja sama dgn docter kita buat bereksperimen dgn obat-obatan & dosis yg berbeda, hingga kita menemukan penanganan yg tepat. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

  • Obat nonstimulan yg biasa dipakai buat mengatasi ADHD ialah “Strattera”, “Intunip”, & “Kappay”. “Intunip” & “Kappay” hanya dipakai buat anak-anak.
  • Epek negatif obat nonstimulan berpariasi. Epek negatif yg biasa ialah nyeri perut, penurunan napsu makan, kelelahan, perubahan emosi, nyeri kepala, & gampang marah. Dalam sebagian kasus yg jarang terjadi, terdapat kemungkinan terjadi problem serius seperti penyakit hati, depresi, perlambatan pertumbuhan di anak-anak, & gangguan pungsi seksual. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Pertimbangkan terapi sebagai alternatip.

Penanganan klinis buat ADHD tak selalu memakai obat-obatan. Paktanya, banyak orang yg mengidap ADHD merasa puas & produktip dgn berbicara dgn konselor & docter berpengalaman mengenai rasa prustasi, kesulitan, & keberhasilan mereka dalam mengobati keadaan ini. Berbicara dgn seseorang yg sudah terlatih yg bisa memberi saran yg berkhasiat mengenai kesulitan-kesulitan hidup bisa memberikan kelegaan psikologis dari stres yg diakibatkan oleh ADHD & bahkan bisa membantu kita menerapkan pola perilaku yg bertanggung jawab & menaikan daya pokus.

Tidak boleh malu buat menghubungi docter. Sebuah studi di thn 2008 menemukan bahwa 13 persen dari orang dewasa di AS menjalani perawatan mental.[ – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

CARA LAINNYA

Bila kita berpikir (atau justru memang tahu) bahwa kita menyandang gangguan ADHD, salah satu perkara terberkhasiat yg bisa kita lakukan ialah mendidik diri kita sendiri dgn banyak membaca mengenai gangguan ini & bahkan berkonsultasi dgn docter Anda. Memahami ADHD membuat kita lebih gampang buat mengidentipikasi tanda-tanda yg muncul di diri Anda. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Tidak boleh merasa bersalah atau malu dgn tanda ADHD Anda. ADHD ialah gangguan medis dgn sebuah faktor penyebab biologis. ADHD “bukanlah” perciri kelemahan atau kecacatan karakter. Menyesali ADHD hanya bakal membuat kita lebih sulit buat memperoleh bantuan yg kita perlukan. – Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

Peringatan

Bila kita melihat kulit atau mata kita mulai berwarna kuning waktu kita sedang menjalankan penanganan ADHD, hentikan penanganan & segera hubungi docter. lni ialah tanda penyakit kuning, yakni penyakit hati. Meskipun reaksi tersebut sungguh jarang muncul, bila tak diatasi bakal memunculkan kerusakan hati permanen atau penyakit berbahaya lainnya.

Cara Melatih Fokus Penderita ADHD

terimakasih atas kunjungannya

https://www.llindsaylohan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *